Proses import data wilayah desa/kelurahan sering memakan waktu lama karena jumlah file SQL yang sangat banyak dan tersimpan dalam banyak subfolder. Kalau dilakukan secara biasa, proses ini rentan gagal saat koneksi terputus atau terminal tertutup.
Di artikel ini, kamu akan belajar cara menjalankan proses import sekali jalan di background, sehingga tetap berjalan meskipun:
- Terminal ditutup
- Koneksi internet terputus
- Bahkan saat logout dari server
⚠️ Prasyarat (Wajib)
Sebelum lanjut, pastikan kamu sudah mengikuti proses awal pada artikel berikut:
👉 https://baniakoy.com/import-kode-wilayah-indonesia-beserta-latitude-longitude-dan-boundaries/
🟨 Masalah yang Sering Terjadi
Folder:
wilayah_boundaries-main/db/kel/
Berisi:
- Banyak file
.sql - Tersebar dalam subfolder per kode desa
Akibatnya:
- Proses import jadi lama
- Rentan gagal di tengah jalan
🟩 Solusi: Jalankan Import di Background (nohup)
Kita akan membuat script otomatis untuk:
- Membaca semua file
.sql - Mengurutkannya
- Mengimport satu per satu ke database
🧩 Langkah-langkah
1. Masuk ke folder kel
cd /home/USERNAME/wilayah_boundaries-main/db/kel/
2. Buat file script
nano import_kel.sh
3. Isi script berikut
#!/bin/bash
find /home/USERNAME/wilayah_boundaries-main/db/kel -type f -name "*.sql" | sort | while read f; do
echo "Import $f"
mysql NAMA_DATABASE < "$f"
done
📌 Jangan lupa:
- Ganti
USERNAMEsesuai user server kamu - Ganti
NAMA_DATABASEdengan nama database
4. Simpan dan cek file
ls
Pastikan file import_kel.sh sudah ada.
5. Berikan izin eksekusi
chmod +x import_kel.sh
6. Jalankan script di background
nohup ./import_kel.sh > import_kel.log 2>&1 &
💡 Penjelasan:
nohup→ tetap jalan walaupun terminal ditutup> import_kel.log→ simpan log proses2>&1→ gabungkan error & output&→ jalankan di background
📊 Monitoring Proses Import
🔍 Melihat progress realtime
tail -f import_kel.log
🔎 Melihat file yang sedang diimport
grep "Import" import_kel.log | tail
🟪 Hasil Akhir
Dengan metode ini:
- Proses import akan berjalan otomatis sampai selesai
- Tidak terganggu koneksi atau terminal
- Lebih aman untuk data besar
🚀 Tips Tambahan (biar makin optimal)
- Gunakan VPS dengan RAM minimal 2GB agar proses lebih stabil
- Jalankan di jam sepi (hindari jam sibuk server)
- Backup database sebelum import
🔥 Insight (biar makin paham, bukan sekadar copy)
Teknik ini sebenarnya konsep dasar DevOps:
➡️ long-running process di background
Kalau kamu sering handle:
- Big data import
- Migration database
- Automation script
👉 Skill kayak gini wajib banget.
Kalau mau next level:
Gue bisa bantu bikin versi:
- pakai progress bar
- auto retry kalau gagal
- atau parallel import (biar jauh lebih cepat)
Tinggal bilang aja, kita gas 😄
















