Sejarah dan Khasiat Sholawat Burdah
Shalawat burdah ini atau yang lebih dikenal dengan qosidah burdah merupakan karangan Imam Al-Busyiri yang berasal dari Mesir. Ia adalah seorang sastrawan dan penyair yang sangat ulung yang suatu ketika beliau menderita sakit lumpuh, beliau akhirnya mengisi kekosongan waktunya dengan berharap mendapat syafa’at Nabi Muhammad SAW.
Ketika dalam proses penulisan sholawat burdah ini, beliau telah bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Dalam mimpi Iman Al-Busyri ini melihat Nabi Muhammad SAW melepas jubahnya atau dalam bahasa Arab disebut burdah lalu diselimutkan kepada tubuh Al-Busyiri.
- Promo SPMB Pondok Pesantren Subulussalam Kresek 1448 H: Kesempatan Emas Menjadi Generasi Qurani Berprestasi
- Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Subulussalam Kresek 2026 Masih Dibuka, Simak Alur Kedatangannya
- Rahasia Rumah Tangga Harmonis Menurut Ustadz Fatih Karim | Podcast Nikita Willy & Indra
- Lowongan Kerja Legal Analyst II Kementerian ATR/BPN 2026 (Terbaru)
- 📢 Pengumuman Rekrutmen Supporting Staff II – Direktorat Landreform ATR/BPN Tahun 2026
Lalu beliau terbangun dari tidurnya dan didapati tubuhnya telah sembuh dari kelumpuhan dan sehat seperti sediakala. Dari sejarah tersebut, para ulama mengatakan bahwa dengan mengamalkan sholawat burdah dapat menyembuhkan berbagai penyakit atas izin Allah SWT.
