Sejarah dan Khasiat Sholawat Burdah
Shalawat burdah ini atau yang lebih dikenal dengan qosidah burdah merupakan karangan Imam Al-Busyiri yang berasal dari Mesir. Ia adalah seorang sastrawan dan penyair yang sangat ulung yang suatu ketika beliau menderita sakit lumpuh, beliau akhirnya mengisi kekosongan waktunya dengan berharap mendapat syafa’at Nabi Muhammad SAW.
Ketika dalam proses penulisan sholawat burdah ini, beliau telah bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Dalam mimpi Iman Al-Busyri ini melihat Nabi Muhammad SAW melepas jubahnya atau dalam bahasa Arab disebut burdah lalu diselimutkan kepada tubuh Al-Busyiri.
- Lowongan Tenaga Ahli Untuk Sekretariat Tim Percepatan Penurunan Stunting Sekretariat Wakil Presiden Tahun Anggaran 2026
- Import Kode Wilayah Untuk Data Kelurahan/Desa Tanpa Khawatir Internet Terputus
- Rekrutmen BSPS Provinsi Banten 2026
- Import SQL Kode Wilayah Indonesia Beserta Latitude Longitude dan Boundaries untuk Spasial
- Lowongan IT ENGINEER & IT SUPPORT di BCA
Lalu beliau terbangun dari tidurnya dan didapati tubuhnya telah sembuh dari kelumpuhan dan sehat seperti sediakala. Dari sejarah tersebut, para ulama mengatakan bahwa dengan mengamalkan sholawat burdah dapat menyembuhkan berbagai penyakit atas izin Allah SWT.
